Kamis, 28 Januari 2010

siapa saya,.''

SIAPA SAYA?’’


Saya Mhd.Mirza Mustaqim di lahirakan di kota Tebing Tinggi, tepatnya di Provinsi Sumatera Utara. Saya anak dari Linara Putra dan Yulnarti Tanjung, putra pertama dari dua bersaudara, adik saya yang bernama Annisa Puteri Amalia. Nama saya diberikan oleh alm. Kakek saya yang artinya , Muhammad adalah seorang nabi / rasul dan Pemimpin Umat islam, Mirza adalah Imam agama islam / Pemimpin yang Tersohor di Mesir dan Mustaqim adalah Jalan yang benar. Jadi Ringkasnya yaitu, pemimpin di jalan yang benar.amin.’’

Saya Berasal dari Kota yang berkumpul dengan bahasa – bahasa yang kasar dengan sedikit lantunan yang keras yaitu kota medan. Tempat tinggal asal saya yaitu di Jl. Letda Sujono Gg.budi No. 14 Kecamatan Medan Tembung Kota Medan , sedangkan Semarang saya tinggal di Jl.Sirojuddin tembalang, Semarang .

Riwayat Pendidikan saya, MIN Medan, MTsN 2 Medan, SMAN 11 Medan,dan Semarang di FPIK Jurusan Perikanan Tahun 2009 Universitas Diponegoro Semarang.Pengalaman di Organisasi yang pernah saya jalani , saya menjadi Ketua Umum OSIS di SMAN 11 Medan asal sekolah saya, Pengurus Forum Perkumpulan OSIS se – Sumatera Utara, Pengurus Purna Paskibraka Provinsi Sumatera Utara. Prestasi yang pernah saya raih adalah Menjadi Juara Umum lomba antar Paskibra Se- Sumatera Utara, juara 3 Pidato Tingkat Kecamatan Medan Tembung, juara 2 Lomba Tartil membaca Al-Qur’an se- SMAN se- kota Medan dan Menjadi Perwakilan Pasukan Pengibar Provinsi Sumatera Utara.

Untuk sekarang ini minat yang sayk berenag asenang untu miliki di bidang olahraga yaiu basket karena sejak dari SMA sudah menyukainya selain itu saya juga menyukai berenang, sesuai lah dengan jurusan di bidang saya yang menuntun harus sudah bisa berenang.


Motto hidup saya adalah Perjuangan untuk diri, agama dan Indonesia, gerak kan seluruh jira untuk menyongsong perubahan.

Mungkin sudah cukup jelas menjelas kan siapa saya??, dan sekarang saya adalah seorang Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang Tahun 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar